Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!

Adobe After Effects adalah satu diantara software compositing yang naik daun dan sudah digunakan secara luas dalam pembuatan video, multimedia, film dan web. After Effects terutama digunakan dalam penambahan efek khusus seperti imbas petir, hujan, salju, ledakan bom, dan efek khusus lainnya. After Effects telah membantu sekitar http://manksolin.blogspot.co.id/2015/08/adobe-after-effects-cs6-v1100378-free.html praktisi perfilman Hollywood dalam menghasilkan film-film dengan imbalan khusus yang spektakuler. Spawn, Titanic, Deep Rising, The Jackal didefinisikan sebagai beberapa perkara film yang sudah memanfaatkan potensi After Effects.

Adanya timbangan interface rumpang After Effects dengan sanak Adobe lainnya seperti PhotoShop memberikan pengistimewaan dan keragaman dalam pemakaiannya. Integrasi After Effects rapi dengan PhotoShop, Illustrator, & Premiere hendak menghasilkan karya yang sebelumnya sulit dibayangkan untuk diwujudkan. Pada tipe terbarunya, After Effects 6. Berbagai fitur yang semakin memudahkan bagi para terlatih dalam menyembulkan efek spesial yang produktif namun menggunakan tengat saat yang utama.

Beberapa sifat yang terjumpa di adobe after effects diantaranya:

1. Preset adalah ukurang yang akan dikenakan pada project anda (kalau anda memilih preset maka akan menawan “Width And Height” berdasar pada otomatis akan muncul cocok yang anda pilih) misalnya engkau mau mengarang project untuk tune telivisi atau periklanan telivisi oleh karena itu anda kudu menggunakan (PAL D1/DV Square Pix, 768 x 576), apabila untuk pembelajaran sanggup menggunakan luasan (Medium, 320 x 240) Pixel Aspect Ratio gunakan “Square Pixels”.

2. Frame Rate adalah perhitungan frame per second artinya contohnya anda mempergunakan 30 FPS jadi kamu dalam tunggal detik memakai 30 gambar, tapi tonggak Televisi Nusantara menggunakan 25 FPS. Jepang juga mempergunakan 25 FPS untuk pembuatan film animasi.

3. Resolution yaitu bagi menentukan dampak gambar yang akan dibuat nantinya, didalamnya terdapat variasi pilihan diantaranya, Full, Half, Third, Quarter, dan Custom. Ini pun mempengaruhi raksasa kecilnya JENDELA TINGKAP. Apabila member menggunakan RAM yang tipikal misalnya 128 maka aku dapat memilih resolution “Full” tapi menggunakan catatan gak menggunakan image yang banyak, karena sanggup menambah berat ketika pengerjaan.

4. Start Time Code yaitu apabila anda mengakses project secara menulis 0. 00. 01. 00, dipastikan pembuatan project anda akan mulai saat menit di 1.

5. Duration yakni untuk menetakkan akhir ruang project yang dikerjakan (perlu diketahui dalam suatu periklanan 1 era saja adalah uang jadi harus waspada dalam menduga ini, jika perusahaan televisi meminta utk membuatkan project 15 detak maka kau harus membuatnya tepat 15 detik, bukan boleh lebih atau kurang)

6. Anchor Point yakni untuk mengisarkan image akan tetapi tidak berjalan.

maxresdefault.jpg

7. Position yaitu untuk menggeser dari arah pinggir kanan atau kiri ataupun bisa dr atas kebawah.

8. Scala yaitu untuk mengecilkan atau memperbesar image

9. Rotation yaitu utk membuat image berputar

10. Opacity yakni untuk mengelola image jadi transparan

maxresdefault.jpg

Tingkapan tool didalam After Effects anatara berbeda, selection tool(v), rotation tool(w), orbit camera tool(c), brush tool(ctrl+b), clone stamp tool(ctrl+b), eraser tool(ctrl+b), pen tool(g), hand tool(h), dan padat yang yang lain.